
Samarinda — Menjelang akhir Semester 1 Tahun Pelajaran 2025/2026, SD Muhammadiyah 2 Samarinda mulai mematangkan seluruh persiapan untuk kegiatan pembagian rapor yang rencananya akan dilaksanakan pada akhir Desember. Proses ini melibatkan seluruh guru kelas, guru mata pelajaran, dan tim manajemen sekolah untuk memastikan bahwa hasil belajar siswa tersampaikan dengan akurat dan tertib.
Pengolahan Nilai Berjalan Intensif
Sejak pekan terakhir pelaksanaan Ujian Akhir Semester (UAS), para guru mulai melakukan proses pengumpulan, verifikasi, serta pengolahan nilai siswa. Setiap guru memeriksa kembali hasil penilaian harian, penilaian tengah semester, tugas proyek, serta nilai UAS untuk memastikan seluruh komponen penilaian telah terinput dengan benar.
Guru kelas juga melakukan pengecekan ulang terhadap aspek sikap, absensi, dan catatan perkembangan siswa agar rapor yang diberikan nantinya mencerminkan gambaran utuh perkembangan akademik dan karakter peserta didik.
Rapat Dewan Guru: Menyamakan Standar Penilaian
Sebagai bagian dari persiapan, sekolah menggelar Rapat Dewan Guru untuk menyamakan standar penilaian antar jenjang, membahas siswa yang memerlukan tindak lanjut pembinaan, serta memastikan tidak ada kesalahan input data sebelum rapor dicetak.
Kepala SD Muhammadiyah 2 Samarinda menegaskan pentingnya ketelitian dan transparansi dalam proses penyusunan rapor, sehingga hasil yang diterima orang tua benar-benar menjadi cerminan kemampuan siswa selama satu semester.
Pengecekan Administrasi dan Persiapan Teknis
Selain pengolahan nilai, tim sekolah juga menyiapkan berbagai aspek teknis seperti:
- pengecekan format rapor kurikulum terbaru
- penandatanganan rapor oleh wali kelas dan kepala sekolah,
- serta pengaturan jadwal dan mekanisme pembagian rapor.
Sekolah memastikan seluruh administrasi tersusun rapi sehingga kegiatan pembagian rapor dapat berjalan tertib dan tanpa kendala.
Harapan Sekolah untuk Orang Tua dan Siswa
SD Muhammadiyah 2 Samarinda berharap pembagian rapor Semester 1 menjadi momentum bagi orang tua dan siswa untuk mengevaluasi perkembangan belajar, memperbaiki kekurangan, dan menyusun strategi belajar yang lebih baik pada semester berikutnya.
Sekolah juga mengajak orang tua untuk terus bersinergi dalam mendampingi putra-putrinya, baik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter sesuai nilai-nilai Islami.






Tinggalkan Balasan